Kamis, 01 Desember 2016

MIKROTIK

   Sejarah Mikrotik 

  • Perusahaan Di Latvia Yang Bergerak Dalam Jaringan
  • Founder (1996) :Arnist Reikstin Dan John Trully
  • Lokasi : Riga,  Latvia  (Eropa Utara )
  • Singkatan Dari "Mikrotikls" Yang Berarti Jaringan Kecil
  • Motto :Routing The World
  • Memiliki  2 Jenis Produk 
            =>Router OS
             => RouterBoard

                    RouterOS Dan RouterBoard

  • RouterOS
  1.  Perangkat Lunak Yang Digunakan Untuk Mengubah PC Biasa Menjadi Router
  2. Dibuat Dari Kernel Linux
  3. Diinstal Sebagai Sistem Operasi 
  •  RouterBoard
  1. Hardware Jaringan Dari Mikrotik 
  2. Menggunakan RouterOS Sebagai Sistem Operasi 

                           Winbox

  • Aplikasi Proprietary Mikrotik Yang Bersifat Portable
  • Digunakan Untuk MengaksesRouterOS
  • Dapat Didapat Pada Mikrotik.Com Atau Router
  • Menggunakan Layer 2 Dan Layer 3
  • Cara Paling Mudah untuk Melakukan Konfigurasi
  • Versi terbaru Adalah Versi 3 
Router OS license
Level number0 (Trial mode)1 (Free Demo)3 (WISP CPE)4 (WISP)5 (WISP)6 (Controller)
Priceno keyregistration requiredvolume only$45$95$250
Initial Config Support---15 days30 days30 days
Wireless AP24h trial--yesyesyes
Wireless Client and Bridge24h trial-yesyesyesyes
RIP, OSPF, BGP protocols24h trial-yes(*)yesyesyes
EoIP tunnels24h trial1unlimitedunlimitedunlimitedunlimited
PPPoE tunnels24h trial1200200500unlimited
PPTP tunnels24h trial1200200500unlimited
L2TP tunnels24h trial1200200500unlimited
OVPN tunnels24h trial1200200unlimitedunlimited
VLAN interfaces24h trial1unlimitedunlimitedunlimitedunlimited
HotSpot active users24h trial11200500unlimited
RADIUS client24h trial-yesyesyesyes
Queues24h trial1unlimitedunlimitedunlimitedunlimited
Web proxy24h trial-yesyesyesyes
User manager active sessions24h trial1102050Unlimited
Number of KVM guestsnone1UnlimitedUnlimitedUnlimitedUnlimited

Jumat, 18 November 2016

Catatan Vinka P.W.D

IP ADDRESS
IP Address atau Alamat IP adalah alamat yang menjadi tanda pengenal untuk setiap host yang terhubung ke jaringan dengan TCP/IP (internet), berdasarkan aturan dari Internet Protocol (IP).
Setiap host yang akan terhubung ke jaringan yang berbasis TCP/IP, harus memiliki IP address.
IP Address bersifat unik, artinya dalam satu jaringan tidak ada dua host atau lebih yang menggunakan alamat IP yang sama.
IP address terdiri dari 32 bit angka biner yang dituliskan dalam bentuk empat kelompok dan masing-masing kelompok terdiri dari delapan (oktat) bit yang dipisahkan oleh tanda titik.
11000000.10101000.00000000.00000001
Atau dapat juga ditulis dalam bentuk empat kelompok angka decial dari 0 – 255 , misalkan :
192.168.0.1
IP address terdiri dari 32 bit angka biner ini disebut dengan IP versi 4 (Ipv4).
Dalam IP address ada 5 peng-kelas-an yakni kelas A, kelas B, kelas C, kelas D, kelas E
Kelas A
0.0.0.0
127.255.255.255
Kelas B
128.0.0.0
191.255.255.255
Kelas C
192.0.0.0
223.255.255.255
Kelas D
224.0.0.0
239.255.255.255
Kelas E
24-.0.0.0
255.255.255.255

Aturan pemberian IP address :
Ø  Nomor pertama dari NetworkID  tidak boleh angka 127
Ø  HostID boleh semuanya terdiri atas angka 255
Ø  HostID tidak boleh semuanya terdiri atas angka 0
Ø  HostID harus unit dalam suatu lokal NetworkID
Ø  255= IP Broadcast
IP address terdiri dari 2 bagian yaitu: NetID dab HostID
·         NetID menentukan alamat dari suatu jaringan computer
·         HostID menentukan alamat dari suatu komputer (host) dalam suatu jaringan computer.
Kategori IP addess
ü  IP static : merupakan IP address yang secara permanen dimiliki oleh sebuah mesin.
ü  IP dynamic : IP address pada sebuah mesin yang selalu berubah sesuai dengan   pemakaian IP address dalam jaringan pada saat itu yang diatr oleh DHCP server.
ü  IP privat : IP address dengan alamat jaringan yang khusus digunakan untuk pengalamatan dalam jaringan lokal.

SUBNETING
Subneting adalah teknik memecah sebuah jaringan (network) menjadi beberapa jaringan baru.
Subneting menghasilkan beberapa jaringan kecil yang disebut sub jaringan atau sub network.
Ini bearti akan memecah satu blok IP address menjadi beberapa blok IP address baru yang lebih kecil.
Penulisan ip address umumnya adalah dengan 192.168.1.2 . namun adakalanya ditulis dengan 192.168.1.2/24
Apa artinya ?
Artinya bahwa IP address 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0 prefix  /24  diambil dari perhitungan bahwa 24 bit subnet mask diselubungi ( DIPENUHI ) dengan binary 1 , atau dengan kata lain , subnet masknya adalah :                               11111111.11111111.11111111.0000000                                                                                255.255.255.0
Konsep ini disebut CIDR (classless inter-domain routing) yang diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT.
Subneting pada kelas A
Contoh:
1.      Anda mempunyai ip address 29.29.29.0/10
a.)    Jumlah network
2n = 22  = 4
b.)    Jumlah di tiap- tiap network
2= 10 + 16 = 26
2( 32 – 26 ) = 26 = 64
64 x 256 x 256 = 4.194.304
c.)    Ip network dan broadcast
29.0.0.0 dan 29.63.255.255
           d.)  host awal dan host akhir
                     29.0.0.1 dan 29.63.255.254
          e.)  subnet mask
                255(256 – ip)
                 255 ( 256 – 64 ) = 255.192
NO
NETWORK
HOST AWAL
HOST AKHIR
BROADCAST
1
29.0.0.0
29.0.0.1
29.63.255.254
29.63.255.255
2
29.64.0.0
29.64.0.1
29.127.255.254
29.127.255.255
3
29.128.0.0
29.128.0.1
29.191.255.254
29.191.255.254
4
29.192.0.0
29.192.0.1
29.255.255.254
29.255.255.255

Subneting kelas B
1.      Andan mempunyai ip address 12.12.12.12/22
a.      Translate prefix netmask menjadi kelas C dengan ditambah 8, menjadi                   ( 22 + 8 ) = 30
b.      Jumlah ip prefix /30 dalam kelas C adalah 2( 32 – 30) = 22 = 4
c.       Jumlah ip dalam kelas B = 4 x 256 =1.024
d.      Range ip kelas B yaitu 4 , diimpletasikan ke octet ke-3 ip kelas B
12.12.0.0 – 12.12.3.254
12.12.4.0 – 12.12.7.254
12.12.8.0 –12.12.11.254
12.12.12.0-12.12.15.254
                  e. range ip 12.12.12.0 – 12.12.15.255
                  f. network id 12.12.12.0 , broadcast 12.12.15.255
                  g. jumlah host yang digunakan 12.12.12.1-12.12.15.254
                  h. netmask 255.255.(256 – 4).0
                                    255.255.252.0
Subneting kelas C
1.      Anda memiliki ip address 200.100.10.0/25
11111111.11111111.11111111.10000000
a.      Berapa jumlah network yang baru
21  = 2
b.      Berapa jumlah host yang valid di tiap – tiap network
27 – 2 = 128 – 2 = 126
c.       Berapa blok subnetworknya
27 = 128

NO
NETWORK
HOST AWAL
HOST AKHIR
BROADCAST
1
200.100.10.0
200.100.10.1
200.100.10.126
200.100.10.127
2
200.100.10.128
200.100.10.129
200.100.10.254
200.100.10.255




SEMOGA BERMANFAAT BAGI YANG MEMBACA